.jpg)
Lelah ku berjalan menelusuri hari
Menunggu sesuatu 'tuk melupakanmu
Wajah-wajah telah datang dan telah pergi
Tetap kusendiri dan merindukanmu
Kuingin mengerti
Mengapa rasa itu bisa terhenti
Yang aku tunggu masih kucari
Yang aku tunggu 'tuk hilangkan rasa sunyi
Yang aku tunggu datangnya hari
Ku kan menunggu saatnya jatuh cinta lagi
Kulihat wajahmu di bayang embun pagi
Ku dengar suaramu di hembusan pagi
Mungkinkah kembali hati yang telah pergi
Mekarkah kembali bunga yang telah layu
Kan kucoba mengerti
Bahwa rasa itu bisa berganti
Akan ku tunggu masih percaya
Aku menunggu rasa itu pastikan tiba
Tetap ku tunggu takkan berhenti
Ku kan menunggu saatnya jatuh cinta lagi
Jangan lepas lagi jangan hilang
Nanti akan tiba
Nanti pasti datang
Ku kan menunggu, ku kan menunggu
Dirimu engkaulah seorang yang aku tunggu
Engkaulah seorang yang aku tunggu...
Yang Kutunggu - Anggun
Dalam masa kejombloan ini ada saat menolak dan ditolak.
Ada yg menarik dan ada yg mengulur.
Gue pernah berada saat 'ditolak'
Dan gue juga pernah berada di saat 'menolak'
Rasanya sama-sama sakit biarpun lebih sakit ditolak pastinya.
Di saat gue kedatangan orang yg bener2 cocok sama gue, perasaan gue malah nggak bisa tumbuh. Flat. Nggak ada 'serr' nya. Akhirnya kedekatan ini harus berakhir. Di saat seperti ini, biasanya gue kembali mengingat mantan gue yg satu itu. Biarpun bayangannya samar oleh kebencian. Pernah juga kalimat spontan keluar "Kalo nggak kirimin duit, Morin mau kawin aja nih sama si ------"
Diam setelah itu.
Otak-ku berputar..
Hatiku bergejolak.
Orang yg paling gw benci.
Ya, itu bukan sekedar tameng atau ancaman.. itu suatu keinginan terpendam. Bahkan sering gw hampir mengambil keputusan untuk balik sama dia dan... jalanin semua sama dia, lalu meninggalkan smua yg gue miliki, cuman untuk meraih kebahagiaan sperti yg pernah gue rasain.
No comments:
Post a Comment