Tuesday, March 06, 2007


Java Jazz Festival membawa berkah. Hm.. nggak, Mbak Rere membawa berlah. Hm.. nggak, Om Ali suami Mbak Rere membawa berkah. Hm.. nggak, kata Om Ali mamanya Om Ali membawa berkah. Tapi menurut gue, rambut baru gue membawa berkah. Huehehehe...

Tanya Kennnapa.

Karena.

Pada hari sabtu aku menikmati sendirian di kosan, setelah beberes kamar, aku membaca buku karangan Larry King "Seni Berbicara dengan Orang Lain" abis itu aku mandi dan pergi ke salon. Di jalan, aku berpikir, apakah yg akan kulakukan di salon. Muncul ide, aku mau menggunting rambutku menjadi seperti Dian Sastro, Wulan Guritno, dan Florine Limasnax.

Setelah final touch dari si Herman "Al Habsy" si tukang potong rambut, aku terbengong "Waaaaw!!! Lucu banget jadinya muka gueeee!! Makasih ya Maaaan!!" dalam hati aku berdoa semoga dengan melucunya mukaku, aku jadi punya pacar tetap. Heheee...

Sambil membaca majalah Cosmopolitan edisi January 2007 menunggu kakiku di-padycure, aku menerima sms bertuliskan "U dmn?k jv jzz yuk"ari Mbak Regina. Serta merta setelah bargaining-bargaining dan dijelaskan bahwa Mamanya Om Ali sakit jd Om Ali nggak jadi pake tiketnya, akhirnya aku setuju ke Java Jazz malem itu.

Setelah capek muterin JCC, masuk keluar ruangan menikmati 2-3 lagi di setiap panggung, akhirnya kita masuk ke ruangan bertanda EMBESSY dimana ada tulisan "SOUND CHECK" di panggungnya. Melihat sesama pecinta musik dan atau sesama kaki pegel muter-muter kita mengeluh kenapa si negro itu lama banget mulainya dan sambil mengomentari segerombolan anak muda yg berjoged "per" di tengah ruangan.

Tiba-tiba datanglah dua orang wartawan, duduk di depan kita. Yang satu item, parah, ompong, yang satu putih, alisnya tebel, botak, pake kacamata, senyumnya maniiis banget. Setelah ngobrol hal-hal nggak penting dia pergi sambil sebelumnya meminta my contact number. Aku tersenyum penuh kemenangan.. Hm.. pasti ini karna rambut baruku, coba aku masih pake 'helm rambut' ikal dan panjang dan berwarna luntur, dia nggak bakal senyum sama gue. Wek! Hahhahaha....

Singkat cerita, kita nomat hari senin. Hm... secara keseluruhan acara first date kita berjalan lancar, kecuali aku yg masih merasa............ Kok tiba-tiba males ya mikirin cowok? Tapi si laki-laki ini sangat pas buat aku secara dia itu Kristen, agak mapan, belom tua, Ambon-Menado. Tapi apa yaaa... aku blm pol-pol banget sih sama dia, cuman, mungkin ini pertanda kita akan berhubungan lama dan langgeng, inshaallah...

2 comments:

Youth Die said...

wah .. syelamat yah sil! :)

mudah2an doa dan pujamu terkabul ...
:)

~ JNZ ~ said...

jieeee rambut baruuu...
beneran nih mulai meninggalkan dunia rambut ikaaal????

btw padahal sabtu gue juga javajazz lhooo