Wednesday, January 03, 2007

Hangatnya rumah...

Sepi seperti dingin

Udara dingin seperti tidur di lantai

Lantai yang keras


Hangatnya rumah

tempat istirahat

Makan, tidur, senyum


Aku seperti gembel

Berpindah-pindah, tidak ada pegangan, tidak ada tempat berlindung



Sudah lama aku tidak menangis

Seakan air mata kering terbendung

Sudah lama aku tiak berseru kepada Tuhan

Apakah Ia akan mendengar?

Kurangkah seruan orang sebaik Ayahku untuk menyelamatkan rumah hangat ini?

Kurangkah air mataku untuk mengembalikan semuanya?


Tak pernah aku setakut ini..

Tidak pernah aku sedingin ini..

Sepi..

Dingin...

Sendiri..

No comments: