Thursday, November 23, 2006

Anatomi manusia tanpa cacat cela

Seketika toilet kantor menjadi tempatku berlindung.
Meringkuk di samping closet.
Melihat ke sekeliling. Tembok hitam dan kusen kayu.
Kaca besar berbingkai kayu.

Aku merasa aman disini.
Lepas dari penat.
Gelap,
Diriku merasa tenang disini.
Otakku seakan berhenti berputar
Mataku damai terpejam.

Bagaimana caranya maju ke depan kalo kaki kanan mau ke kanan dan kaki kiri mau ke kiri?
Keluarga adalah satu tubuh.
Ayah adalah kepala dan kaki kanan
Ibu adalah perut dan kaki kiri
Aku adalah tangan kanan
Adikku adalah tangan kiri

Apa jadinya kalo manusia gak punya perut?
Apakah masih bisa disebut manusia jika dia gak punya kepala?
Apa jadinya kalo kaki kanan buntung?
Atau kaki kiri lepas?
Cuman ada badan beserta tangan yang bisa saling berpegangan

Tangan kanan dan tangan kiri tak akan sanggup hidup tanpa anggota tubuh yg lain.
Tangan-tangan itu hanya sanggup berpegangan satu sama lain.
Tangan-tangan itu hanya akan menggelepar-gelepar lalu mati
Tangan-tangan itu hanya bisa mengelus perut yg kesakitan
Tangan-tangan itu hanya bisa menahan kepala agar tidak lepas

Apakah tubuh yg tercerai-berai masih bisa disebut manusia?
Apakah keluarga akan tetap jadi keluarga jika tercerai berai dgn kesakitan?

No comments: