Hidup.. adalah.. perjuangan tanpa henti-henti.. usahlah kau menangisi hari kemarin..
(Kata Dewa)
Malam ini indah.. penuh dengan warna yang selalu menghiasi sudut kota..
(Kata Iwa K)
Hidup cuman sekali, jangan pikirkan lagi, kita tidak berlari, dan kita kan segera mulai berpesta..
(Kata Tofu)
Nah.. kata Xela:
Ketika air mata tak lagi bisa terbendung, keluarkan.
Ketika amarah tak lagi bisa terikat, lepaskanlah.
Ketika bahagia tak bisa lagi dimiliki sendiri, bagilah dengan orang lain.
Hidup itu ibarat sebuah GUNUNG terjal.
Loe harus menanjak.. menanjak.. menanjak..
Pada tanjankan-tanjakan itu loe akan ketemu berbagai masalah. Uler, kodok bunting, kecoa raksasa, ranting berduri, batu-batu kecil ataupun besar yang jatuh dari atas, akar2 pohon yang berlumut bikin tangan lo gatel-gatel, pijakan yang gak kokoh yang membuat lo jatoh, dll.
Melihat ke bawah or ke belakang hanya berguna untuk mengetahui sejauh mana perjuangan lo selama ini. Untuk membuat loe berpikir "Hebat juga gue bisa ngelewatin itu semua selama 22 tahun"
Pada saat loe menanjak, pastinya loe berpegang pada sesuatu, entah itu akar, batu, atau apa aja.
Loe akan lama berpegang pada benda itu sebagai sarana loe bertahan di tempat lo. Tapi apa yang terjadi kalo benda itu kedudukannya gak kokoh? Loe akan jatoh kan? Loe akan memulai hari-hari loe lagi dari bawah. Gak berguna. Jadi kalo loe udah tau pegangan loe itu gak kokoh dan bukan buat loe. Buru-buru lepasin deh. Buang! Biarkan dia jatoh.
Benda itu ibarat pacar loe. Laki loe. Kalo loe tau dia bukan orang baik untuk bersandar dan berpegang. Putusin aja. Buang. Cari benda lain.
Perjalanan gue masih panjang. Masih jauh. Masih banyak yang harus gue raih. Gue gakmau gara-gara satu barang itu gu ejatoh n memulai hidup gue dari bawah lagi. No Thanx..
Saturday, August 05, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment