Malam demi malam kutulis cerita kita. Menggores kecil luka di hati. Menit demi menit kulalui dan kurasakan hatiku tumbuh untukmu. Bergantung padamu, pada tiap lembut belai jemarimu, harum tubuhmu, gerakan lengan kokohmu, indah kata-katamu, dan manis senyum itu.
Kutau luka kecil tergores karena kita. Aku tau cinta ini salah. Kutau cinta ini terlarang. Sekali lagi kubiarkan diriku jatuh. Makin hari makin jatuh. Membiarkan bibit cinta ini merekah di taman yang salah.
Diam kumenatapmu dari kejauhan. Sesekali terhalang orang lalu lalang. Kutahan diriku untuk tetap berpijak walaupun para pemburu berita dan penggemar menghalangi pandanganku. Dan akupun duduk terdiam. Memeluk erat tubuh yang jatuh cinta ini di tengah kerumunan orang yang menyanyikan lagu band idola mereka. Diam kupejamkan mata ini hingga lagu itupun berhenti bersuara. Hingga kaupun hilang dari terpaan lampu panggung megah itu.
"Kamu dimana? Udah makan blm? Nanti pulang sama aku ya, tapi tunggu wartawan pulang dulu"
"Oke"
Senyumku mewarnai akhir hari ini. Dan akupun diam membisu. Cinta ini hanya milik kita. Bukan mereka, meski jalan ini salah.
Tuesday, November 13, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment